Setelah setengah jam perjalanan akhirnya mereka sampai di halaman parkir Mall Summarecon Serpong, keduanya memasuki pusat perbelanjaan hits di daerah Tangerang itu sekitar pukul 17.46.
“Kemana wonu?”
“kita nonton gimana?”
“umm, ada film apa ya?” kata soonyoung.
“tadi udah nyari-nyari sih, nih coba kamu liat” wonwoo memberikan hpnya ke soonyoung untuk mengecek jadwal film yang diputar hari ini.
“Frozen!!!” soonyoung bersemangat saat melihat poster Frozen ada di daftar paling atas aplikasi ticket online tersebut
“kok kaya bayi sih” wonwoo ngga habis pikir
“ishhhhh ayoooo wonu please please”
“ada yang lain loh padahal itu ada Pet Sematary atau Six Underground” wonwoo menggeser-geser layar hpnya yang di pegang soonyoung untuk menunjukan film lain
“Pet Sematary film apaan?” tanya soonyoung tertarik
“Gak tau juga sih tapi kayanya seru”
“liat trailernya dulu dong wonu, youtube mana youtube?” soonyoung mencari-cari aplikasi menonton video tersebut di hp wonwoo, tapi soonyoung ngga sadar kalau dari tadi wonwoo fokus menatap wajah lucu soonyoung yang menyebutkan “youtube” dengan bibir manyunnya. Wonwoo benar-benar harus menahan rasa gemasnya hari ini yang meningkat seribu kali lipat dari hari biasa. Hmm..
“IHH APANIH GAK MAU BANYAK KUBURANNYA GITU HOROR YAAAA”
“ya dari posternya juga udah ketahuan film horor soon”
“aku kira ada pet petnya gitu kaya film petualangan aku gak mau ahhhh males film horor, lagi ngga mood”
“jadi moodnya apa?”
“Frozen hehehehe”
Oke. Wonwoo menyerah tidak ada perdebatan lagi setelahnya karena mereka berdua sepakat menonton film pilihan soonyoung.
Sekarang mereka menuju elevator ke lantai 3 dimana XXI berada, saat baru sampai di lantai 2 tiba-tiba soonyoung menarik lengan wonwoo dan menyeretnya bersembuyi di balik salah satu counter pakaian.
“shhhhh shhhhh wonu diem dulu” soonyoung masih bersembunyi sambil mengintip ke arah timur mall tersebut.
“ada apa sih?” wonwoo masih bingung dan jadi ikut-ikutan berbisi juga
“ada junpi sama uji ituuuuuu” soonyoung menunjuk kedua temannya yang sedang jalan berdua
“terus kenapa? kamu malu jalan sama aku?”
“Ih bukanlah wonuuuu ngapain malu, itu mereka kenapa bisa jalan berdua? mencurigakan hmm” soonyoung memasang wajah curiga ala-ala detektif yang penasaaran. “Junpi parah banget diam-diam ngegas”
“gapapa kali soon kita juga jalan berdua, ayuk samperin mereka” sekarang wonwoo yang menarik tangan soonyoung menghampiri kedua temannya tadi
“ehh ehh- ehhh wonuuuu ntar dulu” wonwoo tetap manarik tangan soonyoung
“Ji.... ” itu wonwoo yang menepuk pundak jihoon dari belakang, yang di tepuk otomatis kaget. Ngerasa kaya ke-gap jalan sama selingkuhan padahal engga sih
“Eh won.. lo sama sia-OHHH ANJIR” Jihoon yang melihat soonyoung dibelakang wonwoo langsung menunjukan wajah usilnya “berdua banget nih?” Kata jihoon
“harusnya gue yang nanya jikkk !!! dalam rangka apa nih hmm hmm?” tanya soonyoung yang menyembul dari belakang punggung wonwoo
“Jalan lah ngga liat mata lo?” itu junpi yang ngejawab
“loh loh junpi diem aja ya gue gak mau nanya lo, pertemanan kita udah cukup sampai disini”
“drama banget lo ngehe” junpi santai sambil meminum es bobanya
“gitu lo ga ada cerita-cerita sama gue”
“emang lo ada cerita mau jalan sama wonwoo hari ini? cie”
Soonyoung kicep
“Kenapa pada berantem sih? Udah sono lo nyong jangan sampe ketemu gue lagi” samber Jihoon
“IHH UJIK !”
“hahaha udah udah, gue duluan ya ji jun” kata wonwoo yang membawa soonyoung menjauh
“yo! cepet jadian ya won”
soonyoung yang sudah ditarik wonwoo masih sempat menengok “bacot lo junpi!”
Jun dan Jihoon otomatis menertawakan teman gembulnya yang satu itu.
Sekarang wonwoo dan soonyoung sudah siap di seatnya masing-masing dengan satu popcorn medium asin, satu hot chocolate untuk wonwoo dan satu Java Tea Macchiato untuk soonyoung.
Mereka menonton dengan soonyoung yang sesekali terlihat bersemangat mengikuti jalan cerita dan sesekali bergumam kesal ketika tokoh yang ada dalam film tersebut melakukan hal yang tidak sejalan dengan pikirannya. Wonwoo yang duduk disamping menonton dengan tenang terkadang tersenyum melihat tingkah soonyoung yang mengomel sambil menguyah popcorn yang dipangkunya. Enggak, wonwoo gak ikutan makan popcorn, nggak suka katanya.
Film hari ini selesai dengan akhir bahagia, membuat mood soonyoung jauh lebih baik.
“ayo makan” ajak wonwoo saat mereka baru keluar dari pintu theater.
“okeee marugame?”
“sip” kata wonwoo yang dengan sengaja mengamit telapak tangan soonyoung dan menggenggamnya selama menuju resto makanan jepang yang diinginkan soonyoung barusan.
Wonwoo ngga tau seberapa kacau detak jantung soonyoung karena perlakuannya, karena soonyoung benar-benar berusaha sekuat tenaga untuk menenangkan hati dan pikirannya.