Kisah Langit
Kenapa sebuah cerita harus dimulai, ketika manusia sudah tahu bagaimana akan berakhir?
Harapan memberikan banyak kemungkinan akhir kisah berbeda, hingga manusia lagi-lagi tenggelam dalam harapan yang semestinya cukup menjadi angan.
Manusia tahu, tidak semua angan sesuai harapan, tidak semua kisah seperti angan. Menggantungkan kisah pada harapan jelas menuju ketersesatan.
Harapan itu ilusi, agar kisah yang sudah di luar alur dapat diakui lalu menjadi akhir bahagia lain.
Menggantungkan bahagia pada harapan adalah keputusan paling salah yang dengan bahagia manusia buat.
Mencintai harapan, mencintai sendirian, mencintai langit yang indah.
Dua langit indah yang memberikan harapan, langit yang membawa cerah sekaligus mendung yang menghujam rasa.
Kenapa langit begitu jauh? Kenapa ada jarak untuk menyambung kisah? Kenapa cinta saja tidak cukup untuk merangkai kisah?
Kenapa langit membuat segala yang berada di bawahnya begitu berbeda?
Memandang langit untuk mengadu, menantang melawan merasa tak adil.
Kisahnya biasa, namun deras arusnya besar.
Di bawah langit meminta restu agar kisah tidak habis dengan satu akhir.
Berharap, ada satu untuk bersatu.
Namun, ketika langit pun tak mampu beri jawaban, mungkin kisah dua langit harus berakhir di musim hujan.