kilas balik

Selesai makan malam dan membersihkan sisa piring kotor, Soonyoung dan Wonwoo terbaring di atas tempat tidurnya masing-masing. Yang satu sibuk dengan game online di ponsel dan yang satunya lagi sibuk dengan pikirannya sendiri. Soonyoung menatap langit-langit di kamarnya mengingat runtutan kejadian di sepanjang hidupnya beberapa tahun terakhir, bagaimana dia sampai berakhir di asrama mahasiswa ini dan bagaimana hubungannya dengan Wonwoo menjadi rumit seperti sekarang.

Semua bermula dari kejadian lima tahun lalu saat ibunya secara misterius meninggal dunia, waktu itu Soonyoung masih berusia 16 tahun dan telepon dari ayahnya yang mengabarkan berita tentang ibunya seperti hujaman belati di hati Soonyoung. Dia bahkan tidak mampu menjawab pertanyaan guru dan teman-temannya saat tiba-tiba menjatuhkan ponsel genggamnya, Soonyoung hanya diam dan terpaku di tempat duduk. Seakan-akan dunia disekitarnya runtuh, seakan separuh dirinya ditelan bumi dan aliran darahnya berhenti, lehernya terasa tercekat dan hanya bulir air mata yang gugur dalam diam.

Kesehatan ibunya beberapa bulan terakhir memang sedang menurun namun ia tak pernah menyangka keluhan sakit kepalanya di pagi hari itu akan berujung pada kematian. Bukannya Soonyoung tidak tahu, tapi dirinya memang sudah menaruh curiga pada anggota keluarga di rumah yang ia tinggali waktu itu. Mansion besar milik keluarga Kwon dengan 4 kepala keluarga di dalamnya, ada kakek dan nenek Soonyoung yang berusia 80 tahunan, keluarganya sendiri yang terdiri ayah, ibu dan Soonyoung sang anak tunggal, Adik ayahnya yang biasa Soonyoung panggil tante Anggi beserta suaminya Om Edwin dan kedua anaknya Jessica dan Jonas, terakhir adik bungsu ayahnya Om Rayner dan istrinya tante Joyce.

Keluarga besar itu tinggal di satu rumah yang sama karena kehendak kakek Soonyoung yang ingin keluarga mereka untuk terus bersama, terlebih rumah mewah itu masih cukup untuk menampung mereka semua. Soonyoung sadar, kedua adik ayahnya menaruh benci terhadap ibunya, tak ada yang benar-benar tulus kala itu.

Satu per satu teka-teki mulai terungkap saat Soonyoung menemukan buku harian milik sang ibu yang tertumpuk pada barang-barang tak terpakai yang diasingkan ke dalam gudang milik keluarga Kwon. Dalam catatan hariannya Soonyoung mendapati beberapa keganjilan, ibunya itu memang rutin menuliskan kegiatan sehari-hari mulai dari pagi hingga pentang yang maksudnya agar sang ibu dapat mengintropeksi diri atas apa saja yang sudah ia lakukan hari ini agar menjadi pribadi yang lebih baik keesokan harinya.

Hal paling ganjil yang ditangkap oleh Soonyoung dalam catatan enam bulan terakhir ibunya sebelum meninggal adalah sang ibu yang kerap kali menerima minuman herbal dari tante Anggi entah di pagi hari atau menjelang petang. Hal aneh lainnya yang mengganggu pikiran Soonyoung adalah perubahan sikap tante Anggi yang berubah dalam waktu singkat kepada ibunya. Tante Anggi yang kerap mengacuhkan ibunya belakangan menjadi lebih perhatian. Kecurigaan Soonyoung semakin kuat ketika tante Anggi mencoba memberikan bentuk minuman serupa dengan apa yang di deskripsikan ibunya dalam catatan harian. Namun, kecurigaan itu tidak pernah benar-benar terbukti karena Soonyoung sendiri tidak memiliki bukti konkret atas tuduhannya hingga akhirnya ia mulai menjaga jarak dari keluarga besarnya bahkan terhadap ayahnya sendiri.

Dari buku harian itu juga Soonyoung mendapatkan fakta bahwa ibunya adalah seorang hybrid kucing yang menikah dengan manusia biasa, sebuah pelanggaran dan dosa besar bagi kaumnya. Soonyoung pun akhirnya tahu bahwa ia juga membawa gen yang diturunkan oleh sang ibu.

Pada catatat terakhir tertulis bahwa perubahan pada diri anak semata wayangnya akan terjadi ketika yang terkasih menginjak usia 17 tahun. Bulan akan bersinar penuh dan udara menjadi semakin dingin, ranting berguguran dengan petir saling bersahut membelah langit. Saat waktu itu datang kaumnya akan mendapatkan isyarat dari dewa bahwa satu anggota telah lahir dan menjadi utuh, waktu yang sama bagi yang terlahir untuk kembali pada asalnya dan mengabdi pada dewa.

Soonyoung menerima takdirnya tapi tidak bagi keluarga ayahnya, mereka kerap kali menyudutkan Soonyoung tentang asal usul ibunya yang tidak jelas dan dirinya yang keturunan setengah manusia dan setengah Hybrid.

Seiring berjalannya waktu Soonyoung banyak belajar dan mencari tahu asal usul ibunya, hari-hari berat Soonyoung di akhir masa sekolahnya memaksa dia untuk kuat bertahan padahal ancaman bukan hanya dari keluarga sang ayah tapi dari kaum tempat ibunya berasal.

Kucing selalu memegang tempat misterius dalam budaya dunia. Di Mesir kuno, kucing disembah sebagai dewa. Di India dan Cina sama-sama memiliki dewi kesuburan bernama Sastht dan Li Chou. Cerita rakyat Irlandia pun menceritakan banyak tentang kucing hitam besar bernama Iruscan serta bangsa Viking yang menyembah kucing Freya, dewi cinta dan kecantikan.

Bahkan pada abad pertengahan, banyak yang percaya bahwa kucing dikaitkan dengan penyihir, karena banyak wanita tua yang kesepian memberi makan dan merawat kucing yang terlantar, menimbulkan keyakinan lain bahwa sebenarnya itu hanyalah alibi para penyihir yang memanfaatkan kucing sebagai penyamaran untuk berkeliaran di jalanan menyebar kutukan dan membalaskan dendam.

Kepercayaan paling terkenal mengenai kucing adalah seseorang akan memiliki nasib buruk jika bertemu dengan kucing hitam. Bahkan sebagian orang Mesir yang sempat memelihara kucing hitam mengaku bahwa kucing hitam adalah jelmaan iblis dan mereka percaya jika iblis kucing hitam melintas dan bertemu dengan manusia maka itu adalah upaya penyihir untuk memisahkan mereka dari Tuhan.

Beberapa litelatur yang Soonyoung baca memang banyak merugikannya, bahkan Soonyoung sendiri belum yakin apakah yang tertulis itu memang benar adanya atau hanya rekayasa penulis pencari sensasi. Namun, belakangan beberapa orang kerap kali mencari Soonyoung tidak hanya dari keluarga ayahnya yang merasa terancam akan nasib buruk yang ditimbulkan oleh dirinya tapi juga dari orang-orang yang tidak Soonyoung kenal terus berdatangan.

Keluarga ayahnya percaya bahwa nasib buruk bisnis keluarga Kwon yang sempat bangkrut adalah buntut dari pernikahan ayah dan ibunya. Bahkan, pada hari Soonyoung lahir, istri dari Om Rayner yang mengandung anak kembar harus mengalami keguguran. Mereka menuduh ayah dan ibu Soonyoung menumbalkan dua calon sepupu kembarnya yang masih dalam kandungan untuk ditukar dengan jiwa Soonyoung yang baru lahir agar selamat.

Pencarian Soonyoung berlajut hingga ia memasuki bangku perguruan tinggi walupun ia harus mengisolasi diri dari dunia luar. Soonyoung tidak sepenuhnya menyendiri namun bagian kecil dalam dirinya menolak untuk percaya pada orang lain yang berujung pada kepribadian Soonyoung yang pendiam dan tidak ingin banyak ikut campur dengan urusan orang lain saat di luar.

Ancaman bagi Soonyoung terus berdatangan, walaupun ia sudah memutuskan untuk kuliah di luar kota dan tinggal berjauhan dari keluarga besarnya tetap saja tante Anggi masih mengincar Soonyoung. Jika Soonyoung tidak salah menarik kesimpulan dari apa yang ia baca, nasib buruk yang dialami akibat pernikahan dengan keturunan hybrid akan hilang apabila keturunannya dimusnahkan hingga generasi terakhir yang tidak lain adalah Soonyoung sendiri.

Keluarga ayahnya sudah berhasil membunuh ibunya walaupun itu masih praduga Soonyoung sendiri walaupun bukti-buktinya masih terus dia cari tapi Soonyoung yakin, kali ini keluarga ayahnya mengincar dirinya untuk dimusnahkannya juga seperti ibunya lima tahun lalu. Bahkan ia yakin upacara kematian ibunya yang diadakan setiap tahun di Mansion keluarga Kwon hanya trick mereka untuk membuat Soonyoung kembali dan menghabisinya di sana.

Pelariannya dari keluarga Kwon bahkan lebih berat ketika dua tahun terkahir kerap ada orang asing yang juga mencarinya. Soonyoung sampai harus mengambil resiko keluar dari kos lamanya setelah satu semester hidup sendiri dan mencari asrama kampus dengan teman satu kamar agar keselamatannya terjaga. Walau pada akhirnya rahasia besar hidup Soonyoung harus terungkap saat bulan penuh kembali bersinar malam itu dan membongkar kebenaran dirinya di hadapan teman satu kamarnya, Wonwoo.