Kampus

Hoshi keluar lebih dulu dari mobil hatchback hitam miliknya, celana jeans, baju kaos oblong putih dengan lather jaket sebagai pelengkap pakaiannya hari ini.

Di sisi lain Soonyoung mengikuti, kemeja cream dengan jeans biru.

Keduanya berjalan bersisihan dari area parkir ke gedung sekre tempat Soonyoung tuju.

Semua mata kuliah sudah selesai semester ini, beberapa mahasiswa ada yang kembali ke kotanya masing-masing namun banyak juga yang masih tinggal, sibuk dengan kegiatan organisasinya seperti Soonyoung.

Hari ini tidak ada kegiatan lain selain meeting bersama anggota BEM untuk membahas event Olimpiade untuk siswa SMA dan Seminar yang akan dilaksanakan minggu depan.

Kampus masih cukup ramai dengan mahasiswa berlalu lalang.

Keberadaan si kembar yang melewati area fakultas dengan penampilan yang kentara itu banyak mengundang perhatian bagi mereka yang kebetulan berpapasan.

Perhatian ini sebenarnya bukan hal yang asing, hampir setiap kali jika Soonyoung dan Hoshi jalan bersama hal-hal seperti ini pasti sering terjadi. Keberadaan keduannya kerap menarik perhatian sekitar.

Dengan cuek Hoshi berlalu mengikuti Soonyoung yang kini berjalan sedikit lebih di depan menuju ruang Sekre.

Di sana lima anggota BEM sudah datang lebih dulu. Irene, Eunjae, Minjeong, Yeonju dan Eunchae.

Kelimanya dibuat kaku saat melihat kedua anak kembar itu masuk.

Soonyoung menyapa terlebih dulu.

“Pagi kak, maaf saudara aku numpang ngadem ya. Soalnya habis ini mau pergi jalan tapi kalau bolak balik lagi jemput ke rumah agak jauh” kata Soonyoung sedikit ragu takut kakak tingkat dan temannya tak nyaman atas kehadiran mereka.

Irene yang akhirnya menjawab.

“Oh iya gapapa gapapa Soonyoung, duduk aja di sini nimbrung”

“Oh iya makasih kak”

“Nama saudaranya siapa?” Tanya Irene lagi.

Hoshi langsung berjalan mendekat. Menjulurkan tangannya. Berkenalan.

“Hoshi” katanya

“Gue Irene”

Hoshi kemudian dengan ramah menyalami satu per satu kakak kelas dan teman Soonyoung. Memang pribadinya yang supel sehingga tak canggung kalau hanya sekedar berkenalan.

“Gue Eunjae, kembar?” Tanya Wakil Ketua BEM itu.

“Menurut lo?” Senyum Hoshi lebar sambil menjabat tangannya, tapi nadanya sarkas.

Di unjung sana Soonyoung rasanya ingin sekali menepuk jidat dengan kencang.