“Jadi lo ambil yang mana?” Tanya soonyoung sambil menyuap bakso pertamanya.
“Putih merah, udah pada setuju juga tinggal setor ukuran aja sih”
Sekarang mereka berdua lagi makan bakso di daerah anggrek loka, rada jauh memang. Ya, di sengaja sama wonwoo biar ngobrolnya lama. Nggak ada maksud apa-apa, wonwoo cuma mau berdamai.
“Lo makan bakso kecap semua”
“Iya biar enak”
“Eneg kali ada”
“Suka-suka gue sih”
“Sambelin biar seger” wonwoo nyodorin mangkok sambal yang ada di atas meja
“Ihhhh enggaaakk pedes” soonyoung otomatis menjauhkan mangkoknya
“Namanya juga sambel ya pedes, kalo manis ya soonie”
Wew
Wew
Ninu ~ ninu ~ 🚨
Soonyoung cuma melirik sinis, padahal dalam hatinya porak poranda. Nggak tau kenapa tapi gugup aja gitu loh.
“Gue ga bisa makan pedes”
“Ohh cupu”
“Lo bisa nggak sih nggak ngajak gue ribut?”
“Hahahahahahah oke oke”
Sisanya mereka sibuk dengan mangkok masing-masing dengan soonyoung yang membayar sesuai janjinya.